Abstrak
Inti permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan motorik halus anak di RA Al-Ikhlas Batusangkar. Faktanya masih banyak anak yang belum bias mewarnai,menggerakan jari tangan ataupun keterampilan untuk menggenggam serta memegang suatu bentuk tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan permainan lego bricks dapat terhadap kemampuan motorik halus anak di RA Al- Ikhlas Batusangkar Metode Penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen dengan dengan desain penelitian pre-eksperimental,menggunakan tipe one group pretest-posttest design.pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu anak yang memiliki kemampuan motorik halus yang rendah. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak di RA Al- Ikhlas Batusangkar yang terdiri dari 2 kelompok dengan jumlah 24 orang anak. Sampel penelitian adalah kelompok B sebanyak 10 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan teknik analisis data terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas,dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test adalah 12,3. Setelah melaksanakan treatment, terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu26,5. Untuk menguji signifikansi to adalah dengan cara membandingkan t hitung dengan t tabel. Apabila dilihat pada tabel, nilai tt taraf 5% maka diperoleh harga kritik nilai sebesar 2,26. Maka hasil dari nilai t hitung yaitu 3,52 > 2,26. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) diterima, artinya permainan lego bricks dapat berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini di RA Al-Ikhlas Batusangkar.