Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh bahan ajar yang digunakan di SDN 06 Batu Taba belum berfariasi, bahan ajar yang digunakan yaitu buku paket sebagai bahan ajar utama, di mana bahan ajar yang digunakan tersebut belum bisa menarik minat siswa dalam proses pembelajaran dikarenakan bahan ajar yang bersifat naratif dan belum semuanya full colour serta minimnya akan gambar, dan materi haji merupakan materi yang bersifat praktek sehingga membutuhkan bahan ajar yang dapat memvisualkan kegiatan haji tersebut. Oleh karena itu peneliti ingin mengembangkan bahan ajar elektronik yang dapat memvisualisasikan kegiatan haji dan mind mapping sebagai teknik visualisasi informasi yang diharapkan dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi haji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan yaitu bahan ajar elektronik berbasis mind mapping pada pembelajaran PAI. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Prosedur pelaksanaan model ADDIE dilaksanakan dalam lima tahap yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi yang diberikan kepada ahli materi dan ahli bahan ajar dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar angket praktikalitas yang diberikan kepada siswa kelas V SDN 06 Batu Taba. Hasil rata-rata persentase validasi bahan ajar elektronik berbasis mind mapping pada pembelajaran PAI adalah 93,5% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan data hasil uji praktikalitas yang diisi oleh 25 orang siswa kelas V di peroleh hasil 86,9% dengan kategori sangat praktis, ditambah dengan hasil angket respon guru memperoleh 95,8% dengan kategori sangat praktis. Dengan kata lain, bahan ajar elektronik berbasis mind mapping dikategorikan sangat valid dan sangat praktis.