Abstrak
Ananda Zahara Syahrani. NIM 2030111008. Judul Skripsi “Pengembangan Media Wayang Berbasis Cerita Fabel pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV MIS Fauzan Al-Islamiyah Deli Serdang Medan” Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ditemukan di lapangan bahwa adanya keterbatasan pada media pembelajaran yang digunakan oleh guru kelas IV MIS Fauzan Al-Islamiyah Deli Serdang Medan, media yang digunakan kurang bervariatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu keterampilan berbicara dan mempresentasikan siswa kelas IV masih tergolong rendah. Pada penelitian ini jug ditemukan bahwa kurangnya kepercayaan diri siswa kelas IV untuk dapat berbicara dan mempresentasikan pembelajaran di depan kelas. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media wayang berbasis cerita fabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yaitu Media wayang Berbasis Cerita Fabel yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development research) dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawacara, observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif melalui analisis validitas produk, dan analisis praktikalitas. Produk media wayang berbasis cerita fabel divalidasi oleh dua orang dosen dengan menggunakan lembar validasi. Uji coba praktikalitas dilakukan oleh guru dan 20 orang siswa kelas IV MIS Fauzan Al-Islamiyah Deli Serdang Medan dengan menggunakan angket respon. Berdasarkan hasil validasi media wayang berbasis cerita fabel pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mendapatkan hasil dengan kriteria sangat valid. Hasil validasi Media Wayang memperoleh skor 92,5% dengan kriteria sangat valid, kemudian hasil validasi pada isi Cerita Fabel juga memenuhi kriteria yang sangat valid dengan hasil persentase 90,6%. Hasil praktikalitas respon guru dari media wayang berbasis cerita fabel ini memperoleh skor 85,7% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya untuk hasil praktikalitas respon siswa dari media wayang berbasis cerita fabel ini memperoleh skor 94,4% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Media Wayang Berbasis Cerita Fabel yang telah dirancang telah valid dan praktis untuk digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran.