Abstrak
Ifnu Hariyanto, NIM 2030103034, Judul Skripsi “Pelaksanaan Supervisi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di MTsN 3 Padang Pariaman Kabupaten Padang Pariaman”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah di MTsN 3 Padang Pariaman Kabupaten Padang Pariaman telah melaksanakan supervisi pembelajaran dengan baik, hal ini sesuai dengan pendapat yang diberikan guru bahwa kepala madrasah melaksanakan supervisi pembelajaran secara berkelanjutan demi meningkatkan kemampuan guru guna mencapai tujuan dari proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pelaksanaan supervisi pembelajaran di MTsN 3 Padang Pariaman Kabupaten Padang Pariaman yang terdiri dari perencanaan supervisi pembelajaran, pelaksanaan supervisi pembelajaran, dan evaluasi supervisi pembelajaran. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu melalui teknik observasi dan wawancara. Analisis data dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Kemudian untuk menjamin keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi, untuk menguji terhadap berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi pembelajaran di MTsN 3 Padang Pariaman dimulai dari tahapan perencanaan yang dilakukan yaitu dengan membuat tim supervisi untuk membantu kepala madrasah dan mengumpulkan RPP guru untuk menentukan jadwal pelaksanaan supervisi. Untuk pelaksanaan supervisi pembelajaran yaitu dengan memanggil guru yang bersangkutan dan memberitahu kapan akan dilaksanakan supervisi pembelajaran dan kepala madrasah melihat instrumen supervisi yang akan digunakan untuk melakukan supervisi. Selanjutnya kepala madrasah mengunjungi kelas serta menilai guru yang sedang mengajar. Serta evaluasi yang dilakukan pada pelaksanaan supervisi pembelajaran yaitu kepala Madrasah memanggil guru yang sudah selesai melaksanakan supervisi, menyampaikan hasil supervisi dan memberikan bimbingan serta arahan guna meningkatkan kemampuan guru tersebut dalam mengelola pembelajaran. Teknik yang digunakan yaitu teknik individu melalui kunjungan kelas. Masalah yang dihadapi yaitu kepala madrasah tidak memiliki waktu yang banyak untuk melaksanakan supervisi sehingga tidak dapat menjalankan supervisi secara menyeluruh kepada semua guru. Untuk mengatasi hal tersebut kepala madrasah membuat sebuah tim supervisi untuk membantu dalam melaksanakan supervisi kepada seluruh guru.