Abstrak
Lansia yang bekerja tidak mesti berasal dari latar belakang keluarga miskin, perubahan pandangan sosial yang dihadapi lansia memperkuat anggapan sosial bahwa hubungan antara lansia dengan lingkungannya mulai memburuk sehingga seringkali menjadikan mereka merasa tertekan. Ketika mereka dapat bekerja secara efektif maka mereka akan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa mejadi beban bagi keluarga atau orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja wanita lanjut usia di nagari koto tangah kecamatan tanjung emas. Adapun Jenis penelitian yang digunakan dalah penelitian kualitatif lapangan ( fiel research) dengan pendekatan fenomenology. Pendekatan ini merupakan jenis pendekatan dalam penelitian kualitatif yang melihat dan mendengarkan secatra lebih dekat dan terperinci mengenai penjelasan dan pemahamna seseorang tentang pengalman-pengalamannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat factor yang mempengaruhi motivasi lansia untuk bekerja yaitu terdiri dari factor instrinsik dan factor ekstrinsik diantara factor intrinsic itu sendiri yaitu adanya keinginan untuk hidup dibuktikan dengan dorongonan mereka tetap bekerja di usia senja adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Adanya keinginan untuk memiliki dibuktikan dengan hasil yang mereka dapatkan dari bekerja tidak hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari namun mereka juga menyisihkannya untuk di tabung guna untuk membeli hewan qurban untuk diqurban di hari raya idul ‘adha. Dan keinginan untuk dihargai yang dibuktikan dengan pernyataan mereka yang mengatakan bahwa mereka tidak mau membebani dan terus-terusan bergantung hidup kepada anaknya. Sedangkan secara ekstrinsik, hal yang mendorong mereka tetap bekerja adalah kondisi lingkungan. Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan mereka yang mengatakan jika dirinya memilih bekerja di usia senja karena menggantikan peran suaminya yang sudah tiada.