Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Isti Amalia Putri, NIM 2030101059 (2024),, Judul Skripsi "Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau" Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau merupakan yayasan yang bersifat sosial keagamaan dan pendidikan yang bersifat keislaman. Adapun tujuannya yaitu memberikan sarana kepada seluruh santri dalam menimba ilmu serta memperbaiki diri untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan keagamaan yang ada di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam kegitatan keagamaan di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau dan menggambarkan pentingnya upaya meningkatkan efektivitas kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan Islam.. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Dengan itu, metode kualitatif ini akan menggambarkan bagaimana pelaksanaan kegiatan keagamaan yang ada di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau secara mendalam dan terperinci, dari bentuk kegiatan keagamaan, serta faktor pendukung dan penghambat kegiatan keagamaan di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Bentuk kegiatan keagamaan yang ada di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau ialah kegiatan Muhadharah, Tahfidz, dan Sholat Dhuha. Kegiatan Muhadharah dilaksanakan secara rutin yang dilaksanakan oleh santri dalam memberikan kultum atau khutbah dengan menggunakan metode menghafal maupun membawa naskah. Selanjutnya, kegiatan Tahfidz mencakup pembelajaran menghafal Al-Qur'an yang disertai pembelajaran tajwid, makhrojul huruf dengan menggunakan metode wahdah, kitabah, dan sima'i. Kemudian, sholat dhuha menjadi pembiasaan harian yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga pesantren. 2) faktor pendukung dari kegiatan keagamaan ini ialah sarana dan prasarana yang memadai, seperti fasilitas masjid dan peralatan audio visual yang mendukung kelancaran kegiatan keagamaan. Selanjutnya, dampak positif yang didapat dari dilaksanakannya kegiatan keagamaan ini ialah pengembangan keterampilan berbicara dan kreativitas melalui kegiatan Muhadharah, peningkatan ingatan dan emosiaonal dengan Al-Qur'an melalui Tahfidz, serta peningkatan kesadaran spiritual melaui sholat dhuha. namun, terdapat juga faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan terhadap kehadiran santri dan tantangan dalam memotivasi serta keterlambatan hadir.

Kata kunci

Kegiatan Kegamaan, Pesantren, Thawalib Tanjung Limau

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di MTs Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau2024 · oai:ais:skripsi:8941