Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Faktor-Faktor Penyebab Masyarakat Lebih Memprioritaskan Pinjaman Online Dibandingkan Dengan Mengajukan Pembiayaan Ke Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Masyarakat Korong Kabun Pondok Duo Selatan Kabupaten Padang Pariaman)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Sri Anggraini, NIM 2030401125, Judul Skripsi “Faktor-Faktor Penyebab Masyarakat Lebih Memprioritaskan Pinjaman Online Dibandingkan Dengan Mengajukan Pembiayaan Ke Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Masyarakat Korong Kabun Pondok Duo Selatan Kabupaten Padang Pariaman)”. Program studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya masyarakat di Korong Kabun Pondok Duo melakukan pinjaman online, sedangkan mereka telah mengetahui bahwa pinjaman berbasis online ini sangat rentan dengan transaksi ribawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab dan dampak perilaku ekonomi masyarakat di Korong Kabun Pondok Duo Selatan dalam memprioritaskan pinjaman online. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara teknik analisi data menggunakan Miles and Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor masyarakat melakukan pinjaman online adalah adanya faktor kondisi perekonomian, faktor sosia, faktor budaya dan faktor wabah Covid-19. Faktor perekonomian adalah faktor yang paling utama Masyarakat melakukan pinjaman online. Prosedur pinjaman online mudah, proses pencairan uangnya cepat serta munculnya kebutuhan atau tuntutan mendesak dari lingkungan dalam waktu dekat harus segera dipenuhi. Faktor budaya dengan beredarnya informasi tentang tata cara melakukan pinjaman online tidak sesulit saat meminjam langsung ke bank atau lemabaga keuangan. Dampak positif dari pinjaman online adalah akses yang mudah, keterjangkauan, fleksibilitas dalam penggunaan dana, ketidakbergantungan pada agunan, dan mendorong inovasi dalam sektor keuangan. Adapun dampak negatif dari pinjaman online adalah suku bunga tinggi, denda tinggi, pemerintah tidak dapat mengetahui arus dan transaksi uang, penagihan yang agresif, resiko identitas dan keamanan data.

Kata kunci

Kata Kunci : Pinjaman online, Lembaga Keuangan Syariah, Risiko Pembiayaan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Faktor-Faktor Penyebab Masyarakat Lebih Memprioritaskan Pinjaman Online Dibandingkan Dengan Mengajukan Pembiayaan Ke Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Masyarakat Korong Kabun Pondok Duo Selatan Kabupaten Padang Pariaman)2024 · oai:ais:skripsi:8903