Abstrak
Indah Cahyani Pertiwi, NIM 2030302027, Judul Skripsi “Komunikasi Interpersonal Guru Dengan Murid Tunarungu di SLBN 1 Lima Kaum”. Program Sarjana Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana proses Komunikasi interpersonal guru terhadap murid dalam mengembangkan kreativitas murid tunarungu di SLBN 1 Lima Kaum, dan bagaimana faktor pendukung komunikasi interpersonal guru terhadap murid penyandang tunarungu dalam mengembangkan kreativitas murid tunarungu di SLBN 1 Lima Kaum Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (fisld research) dengan motode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sumber data primer diantaranya kepala sekolah, dan guru kelas tunarungu, dan data sekunder berupa data online dan dokumentasi yang mendukung penulis akan penulisan skripsi, adapun teknik analisis data adalah deskriptif analisis metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian, dan setelah itu disimpulkan Hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa proses komunikasi interpersonal guru terhadap murid tunarungu yaitu berdasarkan teori Menurut Suwatno komunikasi interpersonal (komunikasi antarpribadi) merupakan bentuk komunikasi manusia (human cummunication) yang khas dan bersifat “transaksional” yang melibatkan pengaruh timbal balik (Feedback) dan bertujuam untuk mengelola hubungan satu sama lain. Melalui komunikasi interpersonal, interaksi komunikasi dapat dibangun guna menjalin hubungan yang sehat. Proses komunikasi guru terhadap murid tunarungu dengan adanya keingin berkomunikasi guru terhadap murid atau sebaliknya dengan cara menggunakan bahasa isyarat, bahasa tubuh dan gerak bibir. Adapun faktor pendukung komunikasi interpersonal guru terhadap murid tunarungu yaitu komunikator, komunikan dan pesan. Dukungan dari guru untuk mengembangkan kreativitas murid tunarungu dengan cara mendorong murid tersebut dengan mengikut sertakan pergi lomba ke ajang provisi, nasional bahkan internasional.