Abstrak
Tesa Putri Heni, NIM 1930403094, dengan judul skripsi “Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Untuk Penentuan Harga Jual Pada Usaha Batik Edward Canting Jorong Padang Panjang Pariangan.” Skripsi Program studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah usaha batik edward canting belum melakukan perhitungan harga pokok produksi dengan rinci, karena belum memasukkan seluruh biaya yang berkaitan dengan kegiatan produksi kedalam harga pokok produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing untuk penentuan harga jual pada usaha batik edward canting jorong padang panjang pariangan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menganalisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing, dan menentukan harga jual menggunakan metode biaya plus. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat selisih hasil perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh usaha batik edward canting dengan peneliti. Harga pokok produksi batik tulis per helai menggunakan metode full costing sebesar Rp214.101, sedangkan untuk hasil perhitungan menurut usaha batik edward canting sebesar Rp 194.880, terdapat selisih sebesar Rp19.221. untuk harga pokok produksi batik cap per helai menggunakan metode full costing sebesar Rp213.730, sedangkan untuk hasil perhitungan menurut usaha batik edward canting sebesar Rp208.880, terdapat selisih sebesar Rp4.850. untuk harga pokok produksi batik ecoprint per helai menggunakan metode full costing sebesar Rp209.747, sedangkan untuk hasil perhitungan menurut usaha batik edward canting sebesar Rp206.980, terdapat selisih sebesar Rp2.767. Hal ini disebabkan karena ketidaktepatan mereka dalam mengalokasikan biaya belum secara keseluruhan, seperti biaya overhead pabrik, dan biaya tenaga kerja. Serta untuk harga pokok per helai juga lebih kecil.