Abstrak
Rahmat Ilyas. NIM 2030301038 (2020). Judul Skripsi: “Kebahagiaan Manusia menurut Wahbah az-Zuhaili dalam Kitab Tafsi>r al-Muni>r”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah sebagai mufassir ‘al-ada>bi ijtima’i> bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang kebahagiaan oleh Wahbah az-Zuhaili dalam Kitab Tafsi>r al-Muni>r. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat tentang kebahagiaan dalam Al-Qur’an menurut Wahbah az-Zuhaili sebagai penulis tafsir ‘al-ada>bi ijtima’i> dan bagaimana langkah-langkah agar manusia mendapatkan kebahagiaan menurut Wahbah az-Zuhaili. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan adalah metode tafsir tematik melalui kata kunci افلح. Sedangkan untuk menganalisa penafsiran ayat-ayat kebahagiaan oleh Wahbah az-Zuhaili digunakan metode tafsir maud}u>’i> berbasis tokoh, melalui content analysis, pendekatan ilmu tafsir, dan hermeneutik. Sumber data primer dalam penelitian ini, yaitu QS. Al-Baqarah [2]: 189, QS. Ali ‘Imran [3]: 130, 200, QS. Al-Ma`idah [5]: 35, 90, 100, QS. Al-A‘raf [7]: 69, QS. Al-Anfal [8]: 45, QS. Al-Hajj [22]: 77, QS. An-Nur [24]: 31, QS. Al-Jumu‘ah [62]: 10, yang dikaji pada kitab tafsir Wahbah az-Zuhaili. Sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa buku-buku, jurnal-jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan kebahagiaan dan Tafsi>r al-Muni>r. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagai mufassir al-ada>bi ijtima’i>, Wahbah az-Zuhaili menafsirkan ayat-ayat tentang kebahagiaan menggunakan pendekatan sosial kemasyarakatan dan lafaz yang menurutnya berkaitan dengan nilai sosial dan nilai kemanusiaan, dengan rincian sebagai berikut: 1) Wahbah az-Zuhaili dalam kitabnya menjelaskan makna dari kata افلح yang terdapat dalam QS. Al-Baqarah [2]: 189, QS. Ali ‘Imran [3]: 130, 200, QS. Al-Ma`idah [5]: 35, 90, 100, QS. Al-A‘raf [7]: 69, QS. Al-Anfal [8]: 45, QS. Al-Hajj [22]: 77, QS. An-Nur [24]: 31, QS. Al-Jumu‘ah [62]: 10, yaitu ketaatan kepada Allah, mengamalkan sunnah Rasulullah Saw, menjaga hubungan sosial, ikhlas dalam beramal, bersyukur, menghindari dosa, mendapatkan Rahmat Allah, mendalami ilmu agama. 2) Langkah-langkah agar manusia mendapatkan kebahagiaan menurut Wahbah az-Zuhaili, yaitu menjauhi riba, memperbanyak bersabar, tidak berbohong atas nama Allah, berjihad, beribadah, memperbanyak berinfak, menjauhi miras dan judi, menjalankan sunnah rasulullah.