Abstrak
Isra Meiliana, Nim 2030304022, Judul Skripsi Implementasi Konsep GLAM (Gallery, Library, Archives, and Museum) dalam Proses Preservasi Koleksi Kearifan Lokal pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Datar. Program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah implementasi konsep GLAM dalam proses preservasi koleksi kearifan lokal pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Datar yang belum terjalankan. Serta kurangnya dana pemahaman pegawai terhadap implementasi konsep GLAM. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai implementasi konsep GLAM dalam proses preservasi koleksi kearifan lokal pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penjaminan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi konsep GLAM dalam proses prservasi koleksi kearifan lokal pada Dinas Kearsipan Kabupaten Tanah Datar adalah preservasi yang dilakukan pada koleksi Minangkabau korner masih dikategorikan rusak ringan seperti buku yang robek, sampul plastik yang lepas dan lain sebagainya. Untuk itu kegiatan preservasi yang dilakukan seperti penyampulan ulang, penjahitan, pengeleman koleksi serta kegiatan fumigasi. Pengimplementasian konsep GLAM belum dilaksanakan secara formal namun untuk galeri, perpustakaan dan arsip sudah ada, sehingga menjadi Konsep GLA. Kendala yang dihadapi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yaitu yaitu mengenai dana, kurangnya pemahaman pegawai, dan kurangnya sosialisasi dari Perpustakaan Nasional. Rekomendasi dari peneliti untuk kedepannya agar diadakannya suatu sosialisasi atau pelatihan mengenai konsep GLAM untuk meningkatkan SDM yang ada serta menjadwalkan kembali kegiatan preservasi sebagaimana yang harus dilakukan.