Abstrak
ABSTRAK Istiqoza Putri Indah Sari, NIM 1930108033, Judul Skripsi: KETERBUKAAN DIRI SISWA DALAM KONSELING INDIVIDUAL DI SMAN 1 X KOTO DIATAS. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini yakni kurangnya keterbukaan diri siswa dalam konseling individual di SMAN 1 X Koto Diatas. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui keterbukaan pikiran, perasaan serta perilaku siswa pada saat konseling individual. Hal ini terbukti dari beberapa fenomena yang tampak seperti siswa tidak jujur dalam menceritakan permasalahan yang dialaminya, siswa mengungkapkan perasaan sedih pada saat konseling individual yang behubungan dengan permasalahan keluarga, siswa yang mengungkapkan pikiran mengenai bakat minat, siswa masih bingung untuk memilih cita-cita serta perilaku siswa yang tidak masuk pada jam mata pelajaran tertentu, siswa lebih senang mengungkapkan dirinya kepada orang yang dekat dan menyenangkan. Agar dapat diketahuinya keterbukaan siswa dalam konseling individual di SMAN 1 X Koto Diatas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian sebanyak enam orang siswa sebagai data primer dan satu guru bimbingan dan konseling sebagai sumber data sekunder. Intrumen penelitian ialah peneliti. Teknik analisis dan interpretasi data yakni: Data Reduction (reduksi data), Data Display (penyajian data) dan Conclusion Drawing atau verfication. Dan teknik penjamin keabsahan data ialah tringulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri siswa dalam konseling individual, keterbukaan perasaan siswa, pikiran serta perilaku siswa. Pertama keterbukaan peraasaan siswa berkaitan dengan siswa mengungkapkan keterbukaan perasaan seperti perasaan sedih, perasaan takut siswa, perasaan kecewa serta perasaan bahagia dalam konseling individual. Kedua keterbukaan pikiran siswa mengungkapkan keterbukaan pikiran seperti pikiran mengenai bakat minat siswa, pikiran siswa mengenai cita-cita serta keterbukaan siswa dalam memilih jurusan setelah tamat SMA nantinya. Ketiga keterbukaan perilaku berkaitan dengan perilaku siswa yang takut, perilaku siswa yang ditimbulkan dari keterbukaan pikiran serta perasaan yang disampaikannya, gugup dan tidak percaya diri di depan umum, serta perilaku siswa yang sering terlambat datang kesekolah, perilaku siswa yang serinig buang sampah sembarangan, dan perilaku jarang masuk kelas pada saat mata pelajaran tertentu. Kata Kunci : Keterbukaan Diri Siswa, Layanan Konseling Individual