Abstrak
Guspita Rahmi, NIM 1930303013, judul skripsi DINAMIKA ASIMILASI DAN AKULTURASI (Studi Komunikasi Antar Budaya dalam Pernikahan Suku Minang Dengan Suku Jawa Di Kenagarian Sitiung). Program studi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah Dinamika Asimilasi Dan Akulturasi Komunikasi Antar Budaya dalam Pernikahan Suku Minang dengan Suku Jawa Di Kenagarian Sitiung. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bentuk komunikasi antar budaya dalam proses asimilasi dan untuk menggambarkan bentuk komunikasi antar budaya dalam proses akulturasi pernikahan suku minang dengan suku jawa. Jenis Penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif eksploratif, yang mana merupakan penelitian yang mengeksplor fenomena yang terjadi di lapangan (populasi yang sedang di teliti) peneliti akan menggambarkan hasil penelitian yang mengungkapkan tentang dinamika asimilasi dan akulturasi komunikasi antar budaya dalam pernikahan suku minang dengan suku jawa di Kenagarian Sitiung. Peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara secara mendalam dan semi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dilihat bahwasannya proses Asimilasi dan Akulturasi komunikasi antar budaya yang terjadi pada pernikahan suku minang dengan suku jawa ini terjadi karena adanya beberapa aspek, yakni nilai budaya, sikap dan perilaku, kebiasaan budaya, komunikasi efektif. Dapat disimpulkan bahwa proses asimilasi dan akulturasi komunikasi antar budaya berjalan dengan lancar dan efektif. Suku Minang yang sudah bertahun-tahun lamanya menetap tidak menagalami kesulitan dalam beradaptasi dengan pasangannya, sehingga harus saling mengerti, memahami dari setiap kebudayaan yang berbeda. Dengan demikian, komunikasi yang efektif dapat mempengaruhi beberapa hambatan komunikasi dalam komunikasi antar budaya yaitu hambatan sosiologis, hambatan antropologis, hambatan psikologis.