Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Penafsiran Terhadap Koseptual Antara Hubungan Syirik Dan Birrul Walidain Dalam Al-Qur'an (Analisis Kritis)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

IMAM SHODAQAH, NIM 1830301020 (2018). Judul skripsi: PENAFSIRAN TERHADAP HUBUNGAN KOSEPTUAL ANTARA SYIRIK DAN BIRRUL WALIDIAN DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS KRITIS). Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan hubungan konseptual antara syirik dan birrul walidain dalam Al-Qur'an dengan menggunakan pendekatan analisis kritis. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua pertanyaan utama: (1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang syirik yang diikuti birrul walidain?, dan (2) Apa hubungan syirik dengan birrul walidain dalam Al-Qur'an? Penelitian ini menggunakan metode maudhu’i untuk mengumpulkan data relevan tentang syirik dan birrul walidain dalam Al-Qur'an, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kontekstual untuk menggali makna dan implikasi teks secara mendalam. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami konteks historis dan budaya di balik teks Al-Qur'an, serta menafsirkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dengan lebih baik. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas tentang syirik yang diikuti dengan birrul walidain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode maudhu,i dengan pendekatan hermeneutika. Penelitian ini menemukan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan kewajiban yang sangat penting dalam Islam, karena merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT dan ekspresi rasa syukur terhadap-Nya. Hubungan antara syirik dan birrul walidain dapat ditemukan dalam beberapa ayat Al-Qur'an, seperti Surah An-Nisa ayat 36, Al-An'am ayat 151, Al-Isra' ayat 23-24, Al-Ankabut ayat 8, dan Luqman ayat 13-15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengatur larangan terhadap perbuatan syirik dan memerintahkan berbuat baik kepada kedua orang tua sebagai bagian dari kewajiban agama. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam memahami konsep syirik dan birrul walidain dalam konteks Al-Qur'an serta memberikan landasan untuk memperkuat hubungan yang sehat antara manusia dan Allah SWT serta antara manusia dengan orang tua mereka.

Kata kunci

, Syirik, Birrul Walidain, Al-Qur'an, Analisis Kritis

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penafsiran Terhadap Koseptual Antara Hubungan Syirik Dan Birrul Walidain Dalam Al-Qur'an (Analisis Kritis)2024 · oai:ais:skripsi:8039

Publikasi terkait