Abstrak
Yessy Yusrika, NIM 1930401148. Judul Skripsi “ POTENSI PENDIRIAN BMT PADA KECAMATAN PUCUK RANTAU PROVINSI RIAU (TINJAUAN ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS)”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah Potensi Pendirian BMT pada Kecamatan Pucuk Rantau Provinsi Riau dengan analisis studi kelayakan bisnis yang terdiri dari beberapa aspek seperti aspek hukum,aspek sosial ekonomi,aspek keuangan, aspek lingkungan, aspek pasar dan aspek manajemen yang dapat mengukur berpotensi atau tidaknya pendirian BMT di Kecamatan Pucuk Rantau dengan permasalahan masyarakat yang timbul karena di Kecamatan Pucuk Rantau belum adanya lembaga keungan syariah sedangkan masyarakat berkeinginan untuk bertransaksi di lembaga keuangan syariah. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui Potensi Pendirian BMT pada Kecamatan Pucuk Rantau Provinsi Riau tinjauan analisis studi kelayakan bisnis dalam melihat potensi dalam pendirian BMT di Kecamatan Pucuk Rantau. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Reseacrh), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan menunjukan potensi pendirian Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dengan tinjauan Studi Kelayakan Bisnis sangat berpotensi untuk didrikan di Kecamatan Pucuk Rantau. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan Potensi jumlah SDM dan ekonomi yang di dukung oleh luasn wilayah yang memadai. Sudah terpenuhinya tinjauan studi kelayakan bisnis dengan 6 aspek yaitu aspek hukum, aspek social ekonomi, aspek keuangan, aspek lingkungan, aspek pasar dan aspek manajemen SDM. Masyarakat yang suka menanbung menyebabkan tingginya minat masyarakat untuk bertransaksi dan beralih ke lembaga keuangan syariah