Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Inflasi serta Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Perbandingan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Yontika, NIM, 1930402094, Judul Skripsi: “Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Inflasi serta Nilai Tukar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Perbandingan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Inflasi, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Perbandingan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang datanya diambil melalui Badan Statistik Provinsi Sumatera Barat dan Jambi dengan mengunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis uji asumsi klasik, koefisien determinan(R2 ), analisis linear berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 26.0 for windows. Setelah itu dilakukan Perbandingan terhadap Provinsi Sumatera Barat dan Jambi Hasil dari penelitian dari koefisien determinan adalah Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Inflasi, Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumatera Barat sebesar 53,4% dan dikategorikan memiliki pengaruh yang tidak kuat, sedangkan sisanya sebesar 46,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini, tetapi pada Provinsi Jambi sebesar 35,2% dan dikategorikan memiliki pengaruh yang kuat, sedangkan sisanya sebesar 64,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Kemudian dari uji parsial (uji-t) menunjukkan bahwa variabel jumlah uang beredar Provinsi Sumatera Barat diperoleh thitung > ttabel yaitu (2.212 > 1.688) dan signifikansi yang diperoleh > 0.05, maka dapat diartikan tidak pengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel tingkat inflasi diperoleh thitung > ttabel yaitu (-3.8321.688) dan signifikansi yang diperoleh 0,05, maka dapat diartikan berpengaruh tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel nilai tukar diperoleh thitung > ttabel yaitu (-7371.688) dan signifikansi yang diperoleh 0,05, maka dapat diartikan berpengaruh nilai tukar terhadap pertmbuhan ekonomi. Pada Provinsi Jambi variabel jumlah uang beredar thitung > ttabel yaitu (-2.468 1.688) dan signifikansi yang diperoleh 0,05, maka dapat diartikan berpengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabe tingkat inflasi diperoleh thitung > ttabel yaitu (1.161 1.688) dan signifikansi yang diperoleh 0,05, maka dapat diartikan berpengaruh tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel nilai tukar diperoleh thitung > ttabel yaitu (1.137 , 1.688) dan signifikansi yang diperoleh 0,05, maka dapat diperoleh berpengaruh nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi. Perbandingan pada provinsi sumatera barat dan jambi dapat dilihat didalam uji t yang mana provinsi jambi sangat berpengaruh jumlah uang beredar, tingkat inflasi serta nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci:jumlah uang beredar,tingkat inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi

Kata kunci

Kata Kunci:jumlah uang beredar,tingkat inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Tingkat Inflasi serta Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Perbandingan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi)2024 · oai:ais:skripsi:7776