Abstrak
Irma Sari, NIM 1930305009, judul skripsi: “Upaya Pemerintah Nagari Dalam Mengembangkan Kegiatan Keagamaan Melalui Organisasi Kemasyarakatan (Studi di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh)”. Prodi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN) Batusangkar 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah menurunnya kegiatan keagamaan yang ada di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, hal ini disebabkan oleh beberapa factor seperti, kurangnya SDM, sepinya jema’ah sholat di Masjid atau Mushala, ditempat orang meninggal lebih cendrung orang tua atau orang tertentu dalam penyelenggaraan jenazah mulai dari memotong kain kafan, memandikan jenazah, mengafani, menyolatkan dan menguburkan jenazah, pada saat meyolatkan jenazah memakai garim masjid atau mushala, hal ini disebabkan oleh pengaruh dari teknologi seperti ponsel atau HP yang memberikan candu kepada para penggunanya. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif guna mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik Pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah yang terdapat dalam penelitian dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dapat disimpulkan bahwa, Upaya Pemerintah Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh Dalam Mengembangkan Kegiatan Keagamaan Melalui Organisasi Kemasyarakatan (Studi Kasus di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh) yaitu melibatkan unsur Nagari seperti Alim Ulama, Niniak Mamak, Cadiak Pandai dan Tokoh Masyarakat. Adapun strategi lain yang dilakukan oleh Pemerintah Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh seperti; pemberian insentif kepada guru MDA, Imam dan Gharim Mesjid, penyelenggaraan jenazah dan pelatihan imam masjid. Program keagamaan yang ada di LPTQ yaitu Pengembangan kegiatan keagamaan seperti adanya Praktek penyelenggaraan jenazah, Pelatihan Khutbah, Pendampingan Terhadap Guru MDA, Gharim dan Imam Mesjid, Pelatihan Khatib.