Abstrak
Annisa Uljannah, NIM. 1930108008, Judul Skripsi: Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mengatasi Prilaku Menyimpang di SMA N 1 Lintau Buo. Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah upaya yang dilakukan oleh guru Bk dalam mengatasi prilaku menyimpang siswa yang terjadi di SMA N 1 Lintau Buo. Penelitian ini bertujuan untuk apa saja kendala guru bk dalam mengupayakan mengatasi prilaku menyimpang dan upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi prilaku menyimpang. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancar. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 3 orang guru BK dengan data sekundernya pihak yang terkait 4 orang siswa yang pernah mendapatkan layanan yang diberikan guru Bk. Teknik analisis data dan interpretasi data dari penelitian ini adalah reduksi data, display data,dan kesimpulan/verifikasi data. Teknik penjaminan keabsahan data ini adalah triangulasi sumber. Dari hasil penelitian yang dilakukan di lapangan terdapat beberapa masalah prilaku menyimpang yang peneliti temukan seperti merokok dan pacaran yang bisa merusak generasi muda. Untuk mengatasi terjadinya prilaku menyimpang tersebut maka guru BK sebagai guru pembimbing yang menangani berbagai macam permasalahan dan tugas perkembangan siswa disekolah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dan menanggulangi terjadinya prilaku menyimpang berupa upaya preventif melalui pemberian layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, upaya pembiaan melalui pembinaan mental kepribadian agama, membantu anak agar memiliki keseimbangan hidup dan juga melalui upaya kuratif seperti menghilangkan penyebab timbulnya permasalahan, melalui konseling individual, dan konseling kelompok dan terdapat hambatan yang didapatkan pada saat guru Bk melakukan beberapa upaya tersebut seperti tidak adanya jam masuk ke kelas dan membuat layanan yang diberikan kurang evektif.