Abstrak
Penelitian ini berangkat dari permasalahan banyaknya siswa kelas II Sekolah Dasar yang belum lancar dalam membaca. Salah satu penyebabnya adalah media yang digunakan belum memberikan hasil yang signifikan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa dan belum terasahnya keterampilan membaca permulaan siswa. Media scrabble adalah salah satu media yang bisa mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran membaca, apalagi jika dilaksanakan secara berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa scrabble yang berbasis collaborative learning, agar siswa dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah Research and Development (R&D) atau pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahap, namun peneliti hanya melakukan tiga tahap yaitu tahap pendefenisian (define) dengan melakukan analisis kebutuhan guru, analisis kebutuhan siswa dan analisis kurikulum, tahap perancangan (design) dengan merancang media scrabble, tahap pengembangan (development) dengan memvalidasi instrumen, memvalidasi media serta praktikalitas media dari respon guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu teknik analisis desksriptif kuantitatif yang mendeskripsikan kevalidan dan kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media scrabble berbasis collaborative learning adalah valid sebesar 95,58%. Setelah diuji cobakan pada kelompok kecil diperoleh nilai praktikalitasnya 95,34% dari siswa dan 96,42% dari guru, sehingga dinyatakan pada kategori praktis. Dari hasil yang diperoleh bahwa media scrabble berbasis collaborative learning valid dan praktis sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II Sekolah Dasar.