Abstrak
Kemampuan bahasa ekspresif anak tergolong masih rendah, yang dibuktikan melalui kegiatan observasi yang dilaksanakan di TK Negeri Pembina Kecamatan Sungai Tarab dan ditemui masalah bahwa masih banyak anak yang kesulitan mengekspresikan apa yang dirasakan, anak masih kesulitan dalam menyusun kalimat sederhana yang dapat dipahami orang lain, serta anak masih kesulitan untuk mengatakan apa yang hendak ia katakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sosiodrama terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode eksperimen dengan desain Pre Eksperimental Design tipe one group pretest-posstest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 anak dengan teknik pengambilan sampel berupa random sampling. Pengambilan data melalui observasi serta menggunakan instrumen cheklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t0 lebih besar dari t yaitu 25,5 > 2,145. Temuan ini menunjukkan bahwa metode sosodrama berpengaruh terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak.