Abstrak
ABSTRAK Ulil Amri Dasmi, NIM 1830111080 (2023) , judul skripsi “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik Kelas V Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis pada SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasari pembelajaran matematika yang sudah menjadi paradigma di Indonesia, yaitu guru mengajar siswa tanpa menanamkan konsep pada siswa. Kendala yang dialami dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu beberapa siswa masih belum terbiasa berpikir secara matematis, siswa belum terbiasa memberikan alasan dalam menyelesaikan soal atau cenderung yang mengacu apada rumus. Hal ini peneliti temukan pada kelas V SDN 01 Lima Kaum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 01 Lima Kaum berkemampuan awal matematis tinggi, sedang, dan rendah dalam pembelajaran matematika. Kemampuan awal matematis berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang perlu dikembangkan tidak hanya untuk mendapatkan solusi tetapi juga melatih siswa berpikir untuk memberikan alasan setiap langkah penyelesaian soal matematika yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method) model sequential explanatory. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 orang. Data yang dikumpulkan berupa tes kemampuan awal matematis yang terdiri dari 5 butir soal berbentuk soal essay, tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari 5 butir soal berbentuk soal essay dan hasil wawancara dari siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Sementara teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar kelas V SDN 01 Lima Kaum ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata 57,71. Terdapat 41% siswa berada pada kategori berpikir kritis tinggi, 38% siswa pada kategori berpikir kritis sedang, dan 21% siswa berada pada kategori rendah. Kata Kunci : berpikir kritis Matematis, kemampuan awal matematis