Abstrak
Pokok permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VII. Hal ini disebabkan karena kemampuan peserta didik kurang dalam menyatakan kembali konsep yang telah didapatkan, menyajikan suatu konsep kedalam bentuk representasi dan model pembelajaran yang dilakukan oleh guru kurang bervariasi. Selain itu, sering kali selama proses pembelajaran banyak konsep-konsep yang dipahami peserta didik yang bersifat miskonsepsi. Salah satu strategi yang dirasa cocok untuk memperbaiki kesalahan konsep tersebut adalah dengan menggunakan strategi REACT-TPK (Teks Perubahan Konsep). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan strategi REACT-TPK lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasy Eksperimen. dengan rancangan Randomized Subjects Post-Test Only Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII MTsN 14 Tanah Datar tahun ajaran 2022/2023. pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai kelas eksperimen adalah kelas VII.2 dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan strategi REACT-TPK lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional hal ini ditandai dengan t hitung> t tabel atau 2,8724 > 1,645.