Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berfikir kritis siswa pada pembelajaran tematik. Rendahnya berfikir kritis siswa dipengaruhi oleh pembelajaran kurang efektif karena aktivitas belajar lebih didominasi oleh guru dan guru yang berperan aktif dalam pembelajaran, penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat, serta siswa kurang dituntut untuk mencermati secara kritis permasalahan yang ada sehingga siswa lebih menerima apa yang di sampaikan oleh guru. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model TAI (Team Asisted Individualization) terhadap peningkatan keterampilan berfikir kritis siswa pada pembelajaran tematik kelas III di SDN 03 Paninjaua. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah Pra-Exsperimental design tipe one group pretest-postets design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas III SDN 03 Paninjauan, dengan jumlah sampel 15 orang dengan 6 perempuan dan 9 laki-laki. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling total atau sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes sebanyak 25 butir, berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas selanjutnya melakukan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata nilai pree- test adalah 65,6 dengan kategori cukup kritis dan rata-rata nilai post-test adalah 86 dengan kategori sangat kritis. Berdasarkan perhitungan uji t di dapatkan nilai yaitu -5,496 sedangkan nilai sig yaitu 0,000. Terlihat jelas bahwasanya nilai dari uji t lebih besar dari sig, didapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa model team asisted individualization berpengaruh terhadap keterampilan berfikir kritis siswa pada pembelajaran tematik kelas III di SDN 03 Paninjauan.