Abstrak
ABSTRAK Irvan Evendi, NIM 1630301011. Judul Skripsi: Adil Dalam Perspektif Al-Quran (Komparatif Tafsir Qur`An Karim Karya Mahmud Yunus Dan Tafsir Rahmat Karya Oemar Bakry). Program Studi Ilmu Al-Qur`an Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna adil dalam al-Quran dengan menggunakan tafsir Qur`an Karim dan tafsir Rahmat. Hal yang menjadi rumusan masalah adalah: 1) Makna adil dalam al-Qur`an menurut tafsir Quran Karim dan tafsir Rahmat, 2) perbedaan adil dalam al-Quran menurut Tafsir Qur`an Karim dan Tafsir Rahmat, dan 3) apa balasan berbuat adil dalam al-Qur`an menurut tafsir Qur`an Karim dan tafsir Rahmat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan metode perbandingan atau muqaaran. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan makna adil, kitab Tafsir Qur’an Karim dan kitab Tafsir Rahmat. Sedangkan sumber data sekunder merupakan buku-buku pelengkap yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Untuk pengumpulan data ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan makna adil penulis menggunakan al-Mu‟jam al-Mufahras li Alfazh al-Qur`an al-Karim. Pengolahan data dilakukan dengan mengklasifikasikan ayat tentang makna adil, kemudian diolah dan digali penafsirannya dengan mengacu kitab tafsir Qur`an Karim dan Rahmat, dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Hasil dari penelitian ini adalah 1) makna adil dalam tafsir Qur`an Karim dan Tafsir Rahmat bahwa adil berarti: Adil sebagai sesuatu yang seimbang dalam QS.al-Maidah ayat 95, adil sebagai sesuatu yang sama dalam QS.an-Nisa ayat 58, QS.al-Hujurat ayat 9, QS.al-An’am ayat 152, adil dalam makna memperlakukan dengan jujur dan adil dalam QS.an-Nisa ayat 3 dan 129, makna adil sebagai sesuatu yang menyimpang dalam QS Jin ayat 14-15, dan adil sebagai timbangan dalam QS.al-Anbiya’ ayat 47. 2) Penafsiran ayat-ayat adil oleh Mahmud Yunus dan Oemar Bakry terdapat perbedaan. Seperti halnya QS.an-Nisa ayat 3 Mahmud Yunus menafsirkan adil di tujukan kepada laki-laki yang berpoligami, Oemar Bakry adil ditujukan dalam pemeliharaan anak yatim dan pintu darurat dari perbuatan zina, dalam QS.al-Hujurat ayat 9, Mahmud Yunus menafsirkan untuk orang yang sedang berkelahi/berselisih harus di damaikan dengan adil, Oemar Bakry menjelaskan selain di berlakukan dengan adil, boleh memerangi mereka ketika mereka tidak mau untuk di damaikan, QS.Jin ayat 14-15, Mahmud Yunus menjelaskan adil disini yang menggunakan kata qaashithun adalah jin-jin yang menyimpang, Oemar Bakry mengatakan tidak hanya jin melainkan juga manusia yang menyimpang. 3)Balasan berbuat adil di jelaskan Allah dalam QS. Al-Maidah ayat 8 yaitu akan mendekatkan seseorang kepada taqwa yang akhirnya akan mendapatkan surga, dalam QS. Al-Hujurat ayat 9 orang-orang yang berbuat adil akan lebih di cintai oleh Allah. Kata Kunci:Adil dan Komparatif