Abstrak
ABSTRAK Sri Hoktika Zulaini, NIM 1930301038 (2023). Judul Skripsi ini ialah Pendidikan Seksual Perspektif Wahbah Az-Zuhaili Dalam Tafsir Al-Munir Dan Mahmud Yunus Dalam Tafsir Qur’an Karim. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan adalah bahwa pendidikan seksual sangatlah penting apalagi dengan informasi yang terbuka sesuai dengan kemajuan teknologi informasi didalam Al-Qur`an sudah diberikan konsep konsep tentag pendidikan seksual. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk melihat penafsiran ayat yang berbicara tentang pendidikan seksual dan aspek-aspek pendidikan seksual dalam Al-Qur`an. Jenis penelitian ini ialah penelitian pustaka dengan mengkomparasikan penafsiran kedua mufasir. Sumber data primer dari penelitian ini ialah kitab Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili dan kitab Tafsir Qur’an Karim karya Mahmud Yunus. Sedangkan sumber data sekunder dari penelitian ini ialah buku-buku tentang pendidikan seksual dan penafsiran tentang ayat-ayat penulis teliti yang ditulis oleh kedua mufasir. Hasil penelitian ini ialah ayat-ayat tentang pendidikan seksual pada Tafsir Wahbah az-Zuhaili lebih cenderung kepada hukum (halal dan haram) seperti perintah memandang kepada yang halal saja, dilarang mendekati zina dan sebagainya. Sedangkan Mahmud Yunus menafsirkan ayat tentang pendidikan seksual lebih cenderung mengedukasi (mendidik) hal ini terlihat pada sebagian besar ayat Mahmud Yunus memberikan contoh-contoh, misalnya akibat dari melakukan zina, menjaga kehormatan dan lain-lain. Aspek-aspek pendidikan seksual dalam Al-Qur`an dijelaskan adab meminta izin ketika memasuki rumah, menjaga pandangan, menutup aurat, etika berpakaian dan zina.