Abstrak
Resti Revina Putri Arisandi, NIM 1930404093, Judul Skripsi “Analisis Kinerja Keuangan Pada PT Tifico Fiber Indonesia Tbk Periode 2017-2022”. Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah terjadinya kenaikan pendapatan dan liabilitas namun tidak diiringi kenaikan laba sehingga terjadi kerugian pada PT Tifico fiber indonesia tbk serta terjadinya kenaikan bahan baku pada tahun 2022 sehingga laba perusahaan menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk dilihat dengan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan perhitungan terhadap laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan pada PT Tifico Fiber Indonesia Tbk yang dapat diakses di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi berupa data laporan keuangan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk pada tahun 2017-2022. Teknik analisis data menggunakan analisis rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk dilihat dari rasio likuiditas pada tahun 2017-2022 untuk current ratio, quick ratio, dan cash ratio berada dalam kondisi baik walaupun terjadinya penurunan setiap tahunnya. Dilihat dari rasio solvabilitas berada dalam kondisi yang baik karena debt ratio, debt to equity ratio, dan long term debt to equity ratio berada dibawah standar rata-rata. Dilihat dari rasio profitabilitas dalam kondisi yang kurang baik karena rasio net profit margin, ROI, dan ROE berada dibawah rata-rata yang disebabkan perusahaan belum efektif dan efesien dalam memaksimalkan modal yang tersedia. Dilihat dari rasio aktivitas berada dalam kondisi yang kurang baik dikarenakan asset turn over, account receivabke turn over, dan working capital turn over dibawah standar rata-rata yang disebabkan kurang efektif dan efesiennya perusahaan dalam penggunaan dana dalam menghasilkan persediaan.