Abstrak
ALMASRI NIM. 2002011001 Judul Tesis : “Analisis Kebijakan Mutu Sekolah pada SMP Negeri 1 Bukittinggi” Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2023. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah mutu pendidikan harus ditingkatkan dan senantiasa menjadi perhatian oleh para pengelola pendidikan. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang bermutu. Hal ini menjadi dasar pengembangan dan kemajuan suatu lembaga pendidikan. Pendidikan yang bermutu baik, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan baik juga. Dilihat dari fenomena dilapangan SMP N 1 Bukittinggi merupakan sekolah yang dikenal sekolah yang bermutu dan berkualitas paling baik, sehingga dinobatkan sebagai sekolah unggul di kota Bukittinggi. Oleh karena itu perlu dilakukannya kajian lebih lanjut dalam bentuk penelitian untuk melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan kebijakan mutu pendidikan pada SMPN 1 Bukittinggi Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui pelaksanaan kebijakan mutu di sekolah, kedua Penelitian ini berguna untuk menemui faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan kebijakan mutu di sekolah, (3) solusi untuk menghadapi kendala pelaksanaan kebijakan mutu di sekolah SMPN 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa dan di SMPN 1 Bukittinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah pengamatan yang tekun, dan tenik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa. 1) analisis kebijakan mutu pendidikan di SMPN 1 Bukittinggi dilihat dari unsur input adalah sangat baik salah satunya adanya proses seleksi untuk calon siswa dan guru, dari segi proses adanya pembinaan yang kontinyu untuk setiap guru dan karyawan berupa pelatihan dan pembinaan,dari segi output adanya standar penilaian sehingga lulusannya mempunyai prestasi akademik dan non akademik yang tinggi. 2) Faktor penghambat mutu diantaranya: masih ada guru dan tenaga kependidikannya yang belum paham dengan pentingnya mutu / kualitas oleh lembaga pendidikan disamping itu, adanya pihak yang kontra terhadap kebijakan sekolah, sehingga menimbulkan kecemburuan dan perbedaan pandangan. Faktor pendukung diantaranya: tersedianya pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas. Tersedianya sarana dan prasarana diatas standar minimal. Ttersedianya lingkungan proses pembelajaran yang kondusif, Disiplin dan faktor lain yang mendukung. 3) Solusi untuk menghadapi hambatan kebijakan mutu sekolah adalah melalui sosialisasi kebijakan sekolah, optimalisasi pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, penguatan komitmen dalam mencapai tujuan lembaga pendidikan. Temuan penting dalam penelitian ini adalah SMPN 1 Bukittinggi dapat dikatakan sebagai sekolah yang bermutu. Sebab, sudah terpenuhinya ketiga komponen mutu pendidikan, yaitu: input, proses, dan output secara keseluruhan. Kata kunci : Kebijakan, Mutu, SMPN 1 Bukittinggi.