Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

EFEKTIVITAS PELAKSANAN BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MENGATASI KETAHANAN KELUARGA DI KANTOR URUSAN AGAMA KOTA PAYAKUMBUH

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•HUKUM KELUARGA ISLAM (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Suhasril, NIM. 212061020, Judul Tesis Efektivitas Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Dalam Mengatasi Ketahanan Keluarga Di Kantor Urusan Agama Kota Payakumbuh Jurusan Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjanna, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Pokok pembahasan dalam tesis ini pada masalah pelaksanaan dan bimbingan penasehatan nikah yang dilakukan di Kantor Urusan Agama Kota Payakumbuh. Apa saja faktor Penghambat dalam Penerapan Bimbingan Perkawinan di Kantor Urusan Agama Kota Payakumbuh dan bagaimana pencapaian baik pemahaman materi maupun pelaksanaan yang telah ditentukan dalam modul Bimbingan Perkawinan yang dikeluarkan oleh Dirjen Bimas Islam No 379 tahun 2018. Sehingga terbentuknya ketahanan keluarga di Kantor Urusan Agama pada masyarakat Kota Payakumbuh. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Ressearch) dan dengan pendekatan normatif-empiris. Sumber data Primer terdiri dari 5 orang kepala KUA, 10 orang Penyuluh Agama, 10 pasang calon pengantin, 1 orang kepala kankemenag dan 1 orang Kasi Bimas Islam Kemenag. Data sekunder yaitu dokumen-dokumen dan berkas-berkas KUA di kota Payakumbuh yang terkait dengan pembahasan bimbingan perkawinan dengan ketahanan keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan dalam layanan nikah di kota Payakumbuh tahun 2019-2021 secara umum dilakukan dengan cara online sewaktu covid 19 dan offline di suasana normal. Beberapa faktor penghambat bimbingan perkawinan seperti, kegiatan bimbingan yang masih jauh dari tuntunan modul Bimbingan Perkawinan, kemudian karena tidak adanya tenaga fasilitator terbimtek yang diharapkan dapat memandu kegiatan Bimbingan Perkawinan, lalu singkatnya waktu bimbingan dari aturan yang seharusnya dan kurangnya sosialisasi dari fasilitator. Menurut analisis penulis pelaksanaan Bimbingan Perkawinan dalam layanan nikah di kota Payakumbuh tahun 2019-2021 belum efektif untuk membentuk ketahanan keluarga karena tolak ukur efektif untuk membentuk ketahanan keluarga adalah calon pengantin harus berhasil, maksimal dan mengerti akan tanggung jawab tugas serta fungsi masing-masing sehingga terbentuk keluarga sakinah mawaddah, warahmah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1EFEKTIVITAS PELAKSANAN BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MENGATASI KETAHANAN KELUARGA DI KANTOR URUSAN AGAMA KOTA PAYAKUMBUH2023 · oai:ais:skripsi:6632