Abstrak
Muhammad Iqbal, NIM 1830202038. Dengan judul skripsi :“ TINJAUAN FATWA DSN-MUI TERHADAP PENYITAAN BARANG JAMINAN KSPPS AL-ANSHARI KOTA BUKITTINGGI”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana proses terhadap penyitaan barang jaminan yang di lakukan oleh pihak KSPPS Al-Anshari Kota Bukitinggi dan bagaimana tinjauan yuridis terhadap penyitaan barang jaminan yang dilakukan oleh pihak KSPPS Al-Anshari. Tujuan penelitian ini mengetahui atau mendalami prosedur dari penyitaan barang jaminan yang dilakukan di KSPPS AlAnshari Kota Bukitinggi dan untuk menganalisis tinjauan yuridis terhadap penyitaan barang jaminan yang dilakukan oleh pihak KSPPS Al-Anshari Kota Bukitinggi Metode penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengambilan data melalaui wawancara dan juga dokumentasi.Sumber data primer terdiri dari manajer KSPPS Al-Anshari dan karyawan.Adapaun pengolahan data yang dilakukan disini adalah secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, jaminan dalam akad murabahah di KSPPS Al-Anshari yaitu menggunakan harta benda sebagai jaminan utang, pada prakteknya barang jaminan dalam pembiayaan tersebut tidak diserahkan kepada pihak KSPPS Al-Anshari, melainkan tetap berada di pihak nasabah, dan barang jaminan tersebut tetap dipergunakan sebagaimana mestinya.Implementasi Fatwa Dewan Syariah Nasioanl No. 47/DSN-MUI/II/2005 tentang penyelesaian piutang murabahah bagi nasabah yang tidak mampu membayar sesuai dengan prakteknya. Dalam hal ini praktek di KSPPS Al-Anshari sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional, tetapi cara pengelolaan barang sita jaminan di KSPPS Al-Anshari tidak sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional, yang seharusnya barang sita jaminan tersebut dilakukan pelelangan, tetapi oleh pihak KSPPS Al-Anshari malah menggunakan barang sita jaminan tersebut untuk operasional kantor.