Abstrak
PUSPITA IRNA, NIM. 1730403073. Judul Skripsi: Evaluasi Penyajian Laporan Keuangan dan Analisis Kinerja Keuangan Organisasi Berorientasi Nirlaba (Studi Kasus Pada Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar). Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Yayasan Pendidikan dan dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar belum melakukan evaluasi penyajian laporan keuangan dan belum melakukan pengukuran kinerja keuangan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penyajian laporan keuangan berdasarkan PSAK 45 dan menganalisis kinerja keuangan organisasi berorientasi nirlaba pada Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar. Jenis penelitian ini field research, metode yang digunakan adalah deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa laporan keuangan Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar tahun 2017-2021. Teknik analisis data dalam evaluasi penyajian laporan keuangan menggunakan PSAK 45 dan analisis kinerja keuangan menggunakan analisis rasio yang terdiri dari 5 rasio keuangan, yaitu rasio kinerja fiskal, rasio efisiensi aktivitas nonprogram, rasio dukungan publik, rasio kinerja investasi dan rasio efisiensi program. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyajian laporan keuangan Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar belum semuanya menyajikan laporan keuangan berdasarkan PSAK 45. Terlihat dari penyajian laporan aktivitas belum disertai dengan pengklasifikasin aset neto ke dalam kelompok aset neto terikat, aset neto terikat temporer dan aset neto terikat permanen. Sedangkan untuk kinerja keuangan Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islam Wihdatul Ummah Qurrata A’yun Batusangkar dilihat dari rasio aktivitas non program, rasio dukungan publik, rasio kinerja investasi dan rasio efisiensi program sudah memiliki kinerja yang baik atau efisien. Namun, dilihat dari rasio kinerja fiskal menunjukkan bahwa masih terdapat dua rasio yang kurang baik atau belum efisien. Kata kunci :Organisasi Nirlaba, PSAK 45 dan Kinerja Keuangan.