Abstrak
ABSTRAK Septia Nindi Nim, 1830402098, Judul Skripsi: “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pengrajin Tenun Songket Silungkang oleh Dinas Koperindag di Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya pendapatan pengrajin tenun songket, sehingga masih susah dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang setiap harinya harus dipenuhi. Hal ini disebabkan karena keterbasan modal, kurangnya jiwa kewirausahaan dalam memasarkan produk kain tenun songket serta pemberdayaan terhadap pengrajin belum tepat sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan yang dilakukan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan terhadap masyarakat pengrajin tenun songket Silungkang di Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto dan apa faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan dalam pemberdayaan pengrajin tenun songket Silungkang di Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research atau penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala UPTD Tekstil & Produk Tekstil, Staf/Karyawan Tekstil & Produk Tekstil. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data yang penulis lakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan melakukan tahap-tahap seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini faktor penghambat pemberdayaan oleh Dinas Koperindag terhadap pengrajin tenun songket diantaranya biaya reparasi alat, rendahnya tanggung jawab pengrajin, rendahnya jiwa kewirausahaan pengrajin, target pelatihan salah/tidak tepatnya masyarakat yang mendapatkan pelatihan dan keterbatasan anggaran. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu tingginya keinginan pengrajin, bantuan/dana-dana pokok pikiran (pokir) anggota dewan dengan penguatan kelembagaan dan event Kota Sawahlunto. Adapun tahapan/langkah-langkah yang digunakan Dinas Koperindag untuk memberdayakan pengrajin tenun songket diantaranya tahapan awakening/penyadaran kemampuan pengrajin, tahapan understanding/pemahaman memperkuat potensi kemampuan pengrajin dengan dilanjutkan kepada pelatihan, tahapan harnessing/memanfaatkan memberikan bantuan modal kepada pengrajin, tahapan using/menggunakan praktik dalam kesehariannya. Kata Kunci: Pemberdayaan Ekonomi, Pengrajin Tenun, Ekonomi Masyarakat