Abstrak
ABSTRAK Ikbal Kurnia, NIM. 1730105021 Judul Skripsi "Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Masa Pandemi COVID-19Ditinjau dari Gaya Belajar di Kelas VIII MTsS Balimbing", Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya variasi gaya belajar yang mengakibatkan terjadinya variasi kemampuan pemecahan masalah matematis setiap siswa. Pada masa pandemi COVID-19 pembelajaran yang dilakukan yaitu pembelajaran daring-luring. Akibatnya, siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih rendah dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebelum masa pandemic COVID-19. Setiap gaya belajar akan menghasilkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masa pandemi COVID-19 ditinjau dari gaya belajar di kelas VIII MTsS Balimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII.2 MTsS Balimbing Tahun Ajaran 2021/2022. Teknik pemilihan subjek penelitian tersebut di tentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri selaku instrument utama dan intrumen pendukung yaitu angket, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman dengan tahapnya yaitu mereduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian didapatkan Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII.2 MTsS Balimbing masa pandemi COVID-19 berada pada kategori cukup memuaskan. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan gaya belajar visual adalah memuaskan dengan nilai rata-rata 78,67. Siswa dengan gaya visual dapat menjelaskan keempat indikator dengan baik. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan gaya belajar audiotori juga memuaskan. Karena dapat memahami semua indikator kemampuan pemecahan masalah matematis dengan tepat. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapatkan predikat cukup memuaskan. Karena kebanyakan dari siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya menguasai 2 atau 3 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Kata Kunci: Gaya Belajar. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, COVID-19