Abstrak
ABSTRAK Masyta. NIM 1830108043. Judul skripsi: “Pengalaman Penderita COVID-19 dalam Mengurangi Kecemasan melalui Pendekatan Al-Qur’an”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah banyaknya penderita yang mengalami kecemasan pada masa pandemi COVID-19. Masalah kecemasan yang dihadapi oleh penderita COVID-19 yaitu takut akan kematian, dan kehilangan keluarga yang dicintai, tidak bisa menafkahi dan tidak bisa merawat anak dengan baik ketika di karantina. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui wawasan penderita yang pernah terpapar COVID-19 tentang kecemasan dan COVID-19 itu sendiri, lalu untuk mengetahui apa saja keluhan pasien yang pernah terpapar COVID-19, kemudian untuk mengetahui bagaimana pengalaman penderita yang pernah terpapar COVID-19 dalam mengatasi kecemasannya dengan pendekatan dan kekuatan Al-Qur’an dan apa saja manfaat dari kekuatan Al-Qur’an meliputi terapi Al-Qur’an secara mandiri, mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan yang digunakan yaitu fenomenologi merupakan studi interpretative yang bersifat apa adanya, tentang pengalaman manusia. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan langkah-langkah yaitu reduksi data,display data atau penyajian data, dengan teknik penjamin keabsahan data yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan penderita tentang kecemasan dan COVID-19 bahwa kecemasan adalah rasa takut dan gelisah yang berlebihan, dan COVID-19 sebuah virus yang menyerang sistem imunitas manusia, kemudian untuk keluhan yaitu seperti demam, sakit kepala, batuk, lemas, dan hilangnya penciuman, untuk pengalaman yaitu mereka menghabiskan waktu beribadah seperti membaca Al-Qur’an, dan yang terakhir untuk manfaat Al-Qur’an yang mereka baca yaitu bisa mengurangi kecemasan, kegelisahan dan rasa takut mereka berangsur-angsur hilang, maka dapat peneliti simpulkan bahwa hasil dari penelitian ini bahwa metode dengan pendekatan Al-Qur’an dapat mengurangi kecemasan pada penderita COVID-19.