Abstrak
Permasalahan dalam penelitian ini adalah sulitnya bagi pedagang untuk mendapatkan penambahan modal untuk berdagang, jam kerja pedagang yang berbeda-beda sehingga pendapatan yang diterima oleh pedagang juga berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan pengaruh modal dan jam kerja terhadap pendapatan pedagang pasar Pusat Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan field research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini pedagang Pasar Pusat dengan sampel sebanyak 76 responden. Teknik analisis data menggunakan uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis, dengan bantuan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara modal dan jam kerja terhadap pendapatan pedagang. Dari uji hipotesis pada variabel modal thitung 6,846> ttabel 1,666, sehingga hasil hipotesis Ha1 diterima, pada variabel jam kerja thitung thitung 2,388 > ttabel 1,666 sehingga hasil hipotesis Ha2 diterima, sedangkan secara bersama-sama modal dan jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang, diperoleh Fhitung sebesar 25,423 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi jauh lebih kecil dari taraf signifikan 0,05 yang digunakan sehingga hasil hipotesis Ha3 diterima. Koefesien determinasi (R Square) sebesar 0,411, artinya persentase sumbangan pengaruh modal dan jam kerja sebesar 41,1% sedangkan sisanya sebesar 64,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.