Abstrak
(1) Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN 23 Limo Koto VII; (2) Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eskperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 23 Limo Koto yang berjumlah 43 orang; (3) Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa pemberian soal pretest dan postest, angket respon siswa dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji-T dan uji N-Gain; (4) Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari nilai pretest dan posttest. Nilai rata-rata pre test kelas eksperimen yang diperoleh sebesar 48,2 nilai rata-rata tersebut termasuk dalam kategori rendah. Sedangkan nilai rata-rata post test kelas eksperimen yang diperoleh sebesar 84,2 yang berarti berada pada kategori tinggi. Berdasarkan analisis data uji t diperoleh Thitung > Ttabel yaitu 4,73 > 2.00, sehingga disimpulkan bahwa H1 diterima. Ini berarti penggunaan model pembelajaran berbasis STEM berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN 23 Limo Koto Kecamatan Koto VII.