Abstrak
Permasalahan penelitian adalah belum terungkapnya faktor penyebab keterlambatan siswa dalam membaca pada saat proses pembelajaran dan bagaimana cara guru mengatasi keterlambatan membaca tersebut. Tujuan penelitian ini adalahh untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan membaca siswa dalam proses pembelajaran, dan untuk mendeskripsikan cara guru mengatasi keterlambatan membaca siswa di MIN X Kota Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dan mengambil lokasi di MIN X Kota Sawahlunto. Subjek penelitian ini adalah siswa MIN X Kota Sawahlunto yang berjumlah 2 orang siswa dan 2 orang guru yang terdiri dari guru kelas 3. Pada penelitian ini, peneliti menjadi instrumen kunci dan untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan instrumen pendukung berupa pedoman wawancara dan alat perekam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Untuk mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi waktu dan sumber. Kemudian, data dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan memverifikasi data serta mengambil kesimpulan (Miles dan Huberman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab keterlambatan membaca siswa, yang meliputi: 1) Faktor Intelektual, 2) Faktor lingkungan keluarga, 3) Faktor kurangnya motivasi siswa, 4) Faktor rendahnya motivasi belajar siswa, 5) Faktor Fisiologis. Dan terdapat beberapa cara guru dalam mengatasi keterlambatan siswa dalam membaca, meliputi: 1) Membaca dua halaman sehari, 2)Melakukan Remedial 3) Mengenalkan huruf A-Z serta kombinasi huruf, 4) Menggunakan media yang menarik.