Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan konstruktif dan gaya kognitif terhadap kemampuan berfikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Islam dan TK Harapan Bunda Kecamatan Singingi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain treatmen by level 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak di TK Nurul Islam dan TK Harapan Bunda Kecamatan Singingi dengan teknik pengumpulan sampel dengan teknik multistage stage random sampling, anak berjumlah 28 orang. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik deksriptif berupa deskripsi data hasil penelitian, sedangkan analisis statistik inferensial berupa berupa uji ANAVA dua jalur dan uji tukey dengan taraf signifikan α=0,05.Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh permainan konstruktif dan gaya kognitif terhadap kemampuan berfikir kritis dengan uji ANAVA dua jalur sebesar fhitung= 22.443 > ftabel= 4,26. Selain itu, F(OAB) =4.690> ftabel = 4,26. Terdapat interaksi antara permainan konstruktif dan gaya kognitif terhadap kemampuan berfikir kritis anak dengan fhitung= 300.171 > ftabel= 4,26 . Berdasarkan hasil uji tukey diperoleh QhitungA1B1= 22.07 > Qtabel = 4,60. Hal ini menunjukkan bahwa pada kelompok anak yang menunjukka gaya kognitif field independent, kemampuan berfikir kritis anak yang diberikan permainan konstruktif lego lebih tinggi dibandingkan kelompok anak yang diberikan permainan konstruktif balok cuisenaire. Hasil uji tukey yang diperoleh nilai Qhitung A2B2 =12.59 > Qtabel = 4,60. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok anak yang menunjukkan gaya kognitif field dependent, kemampuan berfikir kritis anak yang diberikan permainan konstruktif balok cuisenaire. Dengan demikian masing-masing H1 pada setiap hipotesis diterima.