Abstrak
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh banyak ditemukan penyimpangan-penyimpangan perilaku dalam bersosialisasi siswa, misal kurangnya rasa sopan santun baik kepada guru atau teman sebanya, kurangnya rasa menghargai, kurangnya rasa menghormati, kurang disiplin, kurang bertanggung jawab atas tugas yang diberikan dan sebagainya. Salah satu penyebabnya karena tidak adanya penanaman nilai-nilai sosial, pembelajaran lebih didominasi oleh guru, sehingga kurangnya kesempatan siswa untuk berinteraksi satu sama lain. Melalui penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan sikap sosial siswa. Hal ini dikarenakan, penerapan strategi literasi memberikan peluang bagi siswa untuk mengaktualisasikan sikap sosial siswa secara langsung ketika siswa saling berinteraksi satu sama lain saat pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan eksperimen. Metode Pre-experimental design yaitu dengan one group pretest-posttest design. Pada penelitian ini hanya ada kelompok eksperimen terpilih sebagai sampel yang akan diberikan pretest serta posttest, tetapi tidak ada kelompok kontrol, jumlah sampel 57 siswa. Data dikumpul menggunakan instrumen lembar penilaian diri sikap sosial siswa (sikap jujur, sikap disiplin, sikap tanggung jawab, sikap toleransi, sikap gotong royong, sikap santun dan sikap percaya diri) dengan total 37 item pernyataan. Penerapan strategi literasi dapat meningkatkan sikap sosial siswa . Hal tersebut dapat dilihat dari output Uji T Sampel Bepasangan (Uji Paired Sample Test) yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata dari hasil skor pretest dan posttest dari penerapan strategi literasi, peningkatan sikap sosial dapat dilihat dari hasil uji N-Gain dengan peningkatan sikap jujur adalah 42 %, sikap disiplin adalah 51%, sikap tanggung jawab adalah 55%, sikap toleransi adalah 47%, sikap gotong royong adalah 59%, sikap santun adalah 42% dan sikap percaya diri adalah 40% dengan kategori peningkatan sedang.