Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengemasan materi Fiqih yang kurang menarik dikarenakan jarangnya guru melakukan kegiatan pengembangan terhadap bahan ajar sehingga berimbas kepada minat dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan mata pelajaran fiqih memuat materi hukum-hukum dan praktek. Jadi dituntut pengemasan materi yang bervariasi dan perlu dikembangkan guna meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian maka diperlukan pengembangan terhadap bahan ajar dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Apalagi pada masa pandemi covid-19 sanngat diperlukan bahan ajar yang menarik agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan yaitu e-modul menggunakan canva pada mata pelajaran fiqih. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada tahap develop. Hasil rata-rata persentase validasi e-modul dengan menggunakan canva adalah 93,3% dengan kategori sangat valid. Hal tersebut menunjukkan bahwa e-modul tersebut sangat valid berdasarkan kepada seluruh aspek yang dinilai oleh validator. Sedangkan persentase penilaian siswa kelas VIII MTsN 1 Sawahlunto terhadap e-modul dengan menggunakan canva adalah 85,2% dengan kategori sangat praktis. Dengan kata lain, e-modul menggunakan canva yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran Fiqih.