Abstrak
Kartika Anugerah Utama. NIM 1730101061 (2021). Judul skripsi: “UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA MATERI HAFALAN AL QURAN DI SMK N 2 SAWAHLUNTO”. Jurusan Pendidikan agama islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islan Negeri Batusangkar 2021. Pokok permasalah dalam skripsi ini yaitu usaha guru Pendidikan Agama Islam dalam motivasi siswa pada materi hafalan al qur’an di SMK Negeri 2 Sawahlunto. Tujuan pembahasan ini untuk mendeskripsikan usaha guru pendidikan agama Islam dalam memotivasi siswa pada materi hafalan ayat al qur’an. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian lapangan (field risearch) untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpul data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan dan analisis datanya menggunakan model miles dan hubermen, serta dilakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa usaha yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dalam memotivasi siswa pada hafalan al qur’an yaitu: Pertama, Membuat hafalan al qur’an penting dan dibutuhkan bagi siswa. Kedua, Menjelaskan manfaat yang diperoleh siswa jika siswa dapat menghafal al qur’an. Ketiga, Menghubungkan materi pembelajaran dengan tujuan yang ingin dicapai. Keempat, Selalu mengigatkan siswa untuk menghafal al qur’an. Dengan seringnya guru mengigatkan siswa maka tumbuh minat siswa untuk menghafal al qur’an. Kelima, Memberikan waktu kepada siswa untuk menghafal al qur’an, waktu yang diberikan yaitu satu minggu dan ada juga guru yang memberikan siswa waktu sampai sebelum ujian tengah semester. Keenam, Mengharuskan siswa untuk menghafal karena hafalan merupakan penilaian aspek psikomotor atau keterampilan. Ketujuh, Memberikan hadiah kepada siswa. Hadiah yang diberikan yaitu berbentuk nilai, alat tulis, dan juga uang. Kedelapan, Pemberian hukuman, hukuman yang diberikan yaitu dengan mendekati dan menasehati siswa yang belum dapat menghafal al qur’an. Kesembilan, Dengan mengunakan metode tutor sebaya dan menjadikan teman sebagai contoh.