Abstrak
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya sarana dan prasarana yang tidak terpakai seperti meja dan kursi hanya ditumpuk saja di depan lokal, di dalam kelas atau pada ruangan tertentu, karena belum adanya ruangan khusus untuk masing-masing sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana tersebut ada yang dalam keadaan baik, rusak ringan, dan rusak berat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemeliharaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SMPN 3 Pariangan, yang meliputi: fungsi pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 3 Pariangan. Alat bantu yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah berupa handphone, buku catatan, dan pena. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka sarana dan prasarana, dan siswa SMPN 3 Pariangan. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan truangulasi data. Analisis data menggunakan analisis model miles and huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SMPN 3 Pariangan adalah sebagai berikut: Pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan di SMPN 3 Pariangan dilakukan dengan cara mendata tingkat kerusakan sarana dan prasarana dan dimasukkan ke dalam dapodik dan sampai datanya ke Kemendikbud. Yang terlibat ke dalam pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan adalah semua stakeholder yang ada di sekolah. Bentuk pemeliharaan yang dilakukan adalah pemeliharaan dalam skala besar di SMPN 3 Pariangan contoh nya pemeliharaan loteng atau pemeliharaan ruang kelas. Dan barang yang sudah diinventaris diletakkan pada ruangan tertentu. Karena belum adanya ruangan khusus untuk masing-masing sarana yang ada di SMPN 3 Pariangan.