Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

KONSEP MAKANAN SEHAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (STUDI TAFSIR TEMATIK)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ADRI NOFRIZAL. NIM 1630301002 (2021). Judul skripsi: “Konsep Makananan Sehat Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik)”. Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini berdasarkan pengamatan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci yang sangat memperhatikan kebutuhan pokok manusia ini. Dalam Al-Qur’an bukan hanya memperhatikan kehalalan makanan saja namun juga keamanan makanan, hal ini tertuang dalam konsep makanan sehat/ halalan thayyiban . Apakah halalan dan thayyiban ?. hal inilah yang akan dibahas dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisa konsep makanan sehat menurut perspektif al-Qur’an. (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisa ajaran al-Qur’an, khususnya dalam bidang nutrisi dan gizi makanan, sehingga dapat memperteguh keimanan kepada Allah swt. (3) Untuk mengetahui implikasi makna makanan sehat dalam konteks kekinian. Untuk mencapai tujuan di atas, penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Metode yang digunakan adalah metode tafsir tematik/ maudhu’i dan teknik pengumpulan ayat menggunakan Al Mu’jam Al Mufahras li Afazh Al Qur`an Al Karim. Sumber data primer dari penilitian ini adalah ayat ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan makanan, yang dikaji pada kitab Tafsir yang ada. Data sekunder dalam penelitian ini adalah buku buku, jurnal-jurnal yang berkaitan dengan makanan. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Konsep makanan yang halal dan thayyib, yaitu segala sesuatu yang diciptakan Allah itu halal tidak ada yang haram, kecuali jika ada nash (dalil) yang sahih (tidak cacat periwayatannya) dan sarih (jelas maknanya) yang mengharamkannya, Kedua, Kontekstualisasi makanan halal dan thayyib, yaitu Al-Qur’an ingin membawa seluruh umat Islam untuk hidup sehat dengan mekonsumsi makanan yang sehat dan sesuai porsinya. Ketiga, Implikasi Makna Halal dan Thayyib, yaitu makanan yang tidak haram baik zatnya ataupun cara memperolehnya, dan pengaruh makanan yang halal dan haram dalam kesehatan jasmani. Jenis makanan dan minuman dapat mempengaruhi jiwa dan sifat-sifat mental pemakannya.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KONSEP MAKANAN SEHAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (STUDI TAFSIR TEMATIK)2021 · oai:ais:skripsi:3663