Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

PENGELOLAAN USAHA BUMNAG NAGARI LABUH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Vani Septia Ningsih, 1730401155, dengan judul skripsi “Pengelolaan Usaha Bumnag Nagari Labuh Dalam Perspektif Ekonomi Syariah”. Program Strata 1 Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pengelolaan usaha BUMNag Nagari Labuh dan pelaksanaan sistem bagi hasil yang diterapkan oleh BUMNag Rangkiang Nagari dalam usaha yang dikelola oleh kelompok masyarakat Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan usaha BUMNag di Nagari Labuh, dan Sistem Bagi Hasil Pengelolaan Usaha BUMNag di Nagari Labuh. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan subjek penelitian ini adalah pengurus BUMNag Rangkiang Nagari yang terdiri dari Ketua dan Bendahara, pengelola usaha sablon kaos dan pengelola usaha rakik maco. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa BUMNag Rangkiang Nagari berdiri sejak tahun 2017 dan memiliki dua unit usaha yang masih berjalan sampai saat ini yaitu usaha dibidang sablon kaos distro dan usaha dibidang kuliner. Unit usaha ini belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena usaha ini masih tergolong baru. Pengelolaan usaha BUMNag Rangkiang Nagari sejalan dengan Ekonomi Syariah karena dalam pengelolaan usaha rakik maco dengan BUMNag Rangkiang Nagari menerapkan sistem bagi hasil dengan bentuk akad mudharabah. BUMNag Rangkiang Nagari mengivestasikan modal 100% kepada pengelola usaha sedangkan keahlian dari pengelola usaha. Keuntungan dibagi sesuai dengan nisbah yang telah disepakati antara kedua belah pihak yaitu sebesar 70% dan 30%. Sedangkan pembagian keuntungan antara BUMNag Rangkiang Nagari terhadap usaha rakik maco dibagi dari keuntungan setelah dikeluarkan modal. Keuntungan dibagi antara BUMNag dengan pengelola usaha dimana pembagiannya dilakukan satu kali 6 bulan. Kemudian untuk pengelolaan usaha dibidang sablon kaos tidak menerapkan sistem bagi hasil melainkan menerapkan sistem pengupahan karena usaha ini dikelola langsung oleh pengurus BUMNag, namun disini pengurus belum mendapatkan gaji/upah dari pekerjaannya, pengurus hanya bekerja secara sukarela. Hal ini tidak sesuai dengan konsep ji’alah dalam Ekonomi Islam dimana dalam konsep tersebut menjelaskan bahwa harus ada pengupahan atau penggajian yang jelas terhadap usaha yang dilakukan.

Kata kunci

Sistem Bagi Hasil, Pengelolaan, Badan Usaha Milik Nagari, Perspektif Ekonomi Syariah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGELOLAAN USAHA BUMNAG NAGARI LABUH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH · oai:ais:skripsi:3547

Publikasi terkait