Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Tinjauan ‘URF Terhadap Tradisi Festival Adat Lukah Gilo (Studi Kasus Di Desa Taratak Bancah Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK JAFNIA LOLA. NIM 1630201027, Judul Skripsi: “Tinjauan ‘Urf Terhadap Tradisi festival Adat Lukah Gilo (Studi Kasus Di Desa Taratak Bancah Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto)”. Jurusan Ahwal Al-Syakshiyyah Instituk Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah tinjauan ‘urf terhadap tradisi festival adat lukah gilo (studi kasus di desa taratak bancah kecamatan silungkang kota sawahlunto). Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk pelaksanaan tradisi Lukah Gilo yang dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Taratak Bancah ditinjau dari perspektif Hukum Islam, untuk mengetahui dan menjelaskan akibat dan dampak jika tidak dilakukan tradisi Lukah Gilo di Desa Taratak Bancah ditinjau dari pespekti Hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang mengungkapkan dan menggambarkan kejadian-kejadian, fenomena data-data yang terjadi di lapangan sebagaimana adanya dengan kenyataan yang sebenarnya. Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah data primer dan data sekunder. Sumber data primer melakukan wawancara dengan pemerintahan Desa Taratak Bancah, ketua sanggar Luka Gilo, ninik mamak dan ulama yang ada di Desa Taratak Bacah. Data sekunder diambil dan diperoleh dari bahan pustaka dengan mencari data atau informasi berupa benda-benda tertulis seperti buku, foto dan data-data informasi sebagai pelengkap untuk penelitian. Adapun bentuk pelaksanaanya tradisi Lukah Gilo yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Taratak Bancah adalah bahwa pemerintahan Desa Taratak Bancah masih melestarikan festival adat Lukah gilo sebagaimana yang diwariskan oleh leluhur desa tersebut. Terlihat bawah pemerintah Desa Taratak Bancah masih memperkenalkan, melestarikan dan menjadikan tradisi ini untuk salah satu pendapatan Desa Taratak Bancah. Pemerintah masih konsisten terhadap bentuk pelaksanaan yang telah diwariskan sehingga tidak terlihat perubahan-perubahan bentuk (modifikasi), dari pelaksanaan tradisi itu sendiri, padahal bentuk pelaksanaan yang demikian itu jelas bertentangan dengan nilai-nilai Akidah. Sehingga pemerintah Desa Taratak Bancah dalam upaya melestarikan tradisi tersebut, termasuk kepada upaya melestarikan kebiasaan yang keliru (‘Urf fasid). Akibat dan dampak jika tidak dilakukan tradisi Lukah Gilo di Desa Taratak Bancah yaitu memiliki dampak berupa dampak positif dan negatif, akan tetapi pelaksanaan tradisi ini secara syari’at lebih dominan kepada dampak negatif. Hal ini disebabkan karena tradisi ini merupakan ‘Urf fasid.

Kata kunci

radisi ini secara syari’at lebih dominan kepada dampak negatif. Hal ini disebabkan karena tradisi ini merupakan ‘Urf fasid.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan ‘URF Terhadap Tradisi Festival Adat Lukah Gilo (Studi Kasus Di Desa Taratak Bancah Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto)2026 · oai:ais:skripsi:3185