Abstrak
ABSTRAK VERA OKTARINA, NIM 14 109 082, Judul Skripsi “Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Di TK Tuan Kadhi II Padang Ganting “. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berbicara anak disebabkan oleh faktor interaksi antara guru dengan anak, interaksi guru hanya terlihat saat mau membantu anak menyampaikan kalimat dalam berdiskusi saja dan jumlah percakapan yang digunakan juga sedikit, hal ini menyebabkan anak kurang terbiasa dalam berbicara. Sehingga sangat diperlukan upaya guru untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak agar terciptanya proses pembelajaran yang kondusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Di Tk Tuan Kadhi II Padang Ganting. Penelitian ini diajukan kepada guru di Tk Tuan Kadhi II Padang Ganting. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah dan memahami sikap, pandangan, perasaan, dan prilaku individu atau sekelompok orang. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan berbicara anak dalam pengucapan kata, upaya guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak dalam pengembangan kosakata dan pembentukan kalimat di Tk Tuan Kadhi II Padang Ganting. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengucapan kata guru mengajarkan kata-kata sederhana kepada anak, guru juga mengucapkan kata-kata secara berulang-ulang kepada anak, dan srategi yang diberikan oleh guru dalam mengajarkan pengucapan kata seperti memberikan kenyamanan terhadap anak, memberikan kata-kata sederhana, dan memberikan kata-kata yang menarik untuk anak. Dalam pengembangan kosakata guru mengajarkan anak dalam mengembangkan kosakata dengan cara ejaan secara berulang-ulang dalam pengucapan kata, guru juga perlahan-lahan untuk menerapkan satu kata yang dekat dengan anak. Adapun solusi yang guru berikan kepada orang tua anak untuk dapat berkomunikasi dengan dokter sepesialis saraf atau terapi dalam berbicara. Dalam mengajarkan pembentukan kalimat ke pada anak guru mengalami kesulitan. Sebab anak untuk satu kata saja belum tentu mampu apalagi dalam membentuk kalimat sederhana. Karena di sini anak memiliki masalah dalam berbicaranya.