Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Yulisman

3 karya publik ditemukan.

2022: 12018: 12017: 1

Faktor Kurangnya Minat Siswa Mengikuti Konseling Individual di SMPN 1 Tanjung Mutiara Tiku Selatan Kabupaten Agam

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nelpia Yulisman. NIM 1730108042 (2022) Judul Skripsi: “Faktor Kurangnya Minat Siswa Mengikuti Konseling Individual di SMPN 1 Tanjung Mutiara Tiku Selatan Kabupaten Agam”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah faktor kurangnya minat siswa mengikuti konseling individual di SMPN 1 Tanjung Mutiara Tiku Selatan Kabupaten Agam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kurangnya minat siswa mengikuti konseling individual di SMPN 1 Tanjung Mutiara. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ialah siwa yang diketahui enggan untuk melakukan konseling individual di SMPN 1 Tanjung Mutiara. Teknik penjamin keabsahan data ini adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya minat mengikuti konseling individual berupa faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu motivasi, persepsi siswa terhadap konseling serta keinginan untuk menyelesaikan masalah. Motivasi merupakan daya pendorong siswa untuk melakukan kegiatan, adanya motivasi dapat menimbulkan gairah, merasa senang, dan semangat untuk melakukan konseling. persepsi yang masih kasuistik terhadap konseling menjadikan siswa enggan untuk melakukan konseling. Keinginan siswa untuk menuntaskan permasalahan mereka akan menumbuhkan minat siswa untuk memanfaatkan konseling individual. Faktor eksternal diantaranya, kepribadian konselor yang dinilai kurang ramah akan mengurangi minat siswa untuk konseling, lingkungan keluarga yang tidak mendukung untuk mengikuti kegiatan bimbingan dan konseling, lingkungan sekolah dan fasilitas yang kurang nyaman bagi siswa, dan teman sebaya yang cenderung memberi stigma negatif bagi siswa yang mengikuti konseling individual.

Penerapan Pendekatan Konstruktivisme Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII SMPN 2 Batusangkar

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

RINA YULISMAN ALKITA, NIM 13 106 069, Judul Skripsi: “Penerapan Pendekatan Konstruktivisme Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Pembelajaran IPA kelas VIII SMPN 2 Batusangkar”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar 2017. Dalam proses pembelajaran guru disekolah masih menggunakan metode ceramah dan tidak adanya variasi pembelajaran yang diterapkan, sehingga tidak adanya hubungan timbal balik antara guru dengan siswa dan membuat siswa menjadi kurang aktif dan terlihat juga pada hasil belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar IPA dengan penerapan pendekatan konstruktivisme melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada hasil belajar IPA dengan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 2 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Batusangkar tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen adalah 82,10 dengan persentase ketuntasan 87,09% dan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol adalah 75,24 dengan persentase ketuntasan 67,64%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh t hitung = 21,96 dan t tabel = 1,64. (thitung > ttabel). Dan hipotesis diterima sehingga disimpulkan hasil belajar IPA kelas VIII SMPN 2 Batusangkar dengan menerapkan Pendekatan Konstruktivisme Melalui model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik dari hasil belajar IPA yang menggunakan pembelajaran konvensional.