Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains pada Materi Ekosistem Siswa Kelas X SMAN 1 Lembang Jaya
Yulfi Indriani, NIM. 2030106044 (2024), Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Materi Ekosistem”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu siswa merasa bosan belajar biologi dan berpendapat bahwa belajar biologi sulit, siswa tidak berminat untuk membaca dan kegiatan pembelajaran cenderung berjalan satu arah dengan cara guru menyampaikan materi dengan permasalahan atau fenomena kemudian nanti salah satu siswa nantinya akan menjawab, hal ini akan berdampak terhadap berkurangnya keaktifan siswa dikarenakan tidak semua siswa bisa menyampaikan gagasan atau pendapat yang dimilikinya dan juga beberapa siswa mengatakan malu jika berbicara didepan dan tugas dan soal – soal yang digunakan belum sepenuhnya efektif untuk mengembangkan literasi sains. Hal ini menandakan literasi sains siswa rendah dan kurang berfikir kritis. Oleh karena itu, guru perlu menyusun model pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) pada materi ekosistem. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian quasy experimental design dalam bentuk Pretest-Posttest Control Design. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X SMAN 1 Lembang Jaya Tahun Ajaran 2023/2024 yang berjumlah 89 orang yang terdiri dari 3 lokal, untuk sampel pada penelitian ini adalah kelas X.2 sebagai kelas eksperimen dan Kelas X.1 sebagai kelas kontrol. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan teknik random sampling dengan intrumen berupa pre-test dan post-test dalam bentuk essay yang diolah secara kuantitatif. Teknik analisis data dengan menggunakan perhitungan tes hasil kemampuan literasi sains siswa, uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa meningkat dikelas eksperimen, dimana terjadi peningkatan N-Gain sebesar 57,89% dengan kategori cukup efektif (sedang) yang artinya dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa, sedangkan pada kelas kontrol didapatkan nilai N-Gain 42,48% dengan kategori kurang efektif (rendah). Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) mampu meningkatkan kemampuan literasi sains siswa pada materi ekosistem.