2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yaumil Fitri, NIM 2130109060, Judul skripsi: “Pengembangan E-Comic Fabel Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak Usia 5-6 Tahun Di RA AL Ikhlas Batusangkar. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya mina baca anak usia 5-6 tahun dan keterbataan media pembelajaran digital yang inovatif. Anak cenderung menunjukkan kebosanan yang cepat saat dihadapkan pada buku cerita cetak. Buku-buku bacaan yang tersedia di sekolah saat ini belum sepenuhnya mampu meningkatkan minat baca anak, sehingga pesan edukatif yang terkandung di dalamnya belum tersampaikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-comic fabel untuk meningkatkan minat baca anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD dengan model penelitian 4D Thiagarajan, meskipun dalam pelaksanaannya peneliti hanya menyelesaikan penelitian sampai pada tahap pengembangan (development). Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh secara langsung melalui saran, masukan, dan tanggapan dari validator serta praktisi yang mengisi lembar validitas dan lembar praktikalitas. Lembar validitas mencakup tiga aspek penilaian, yaitu aspek kelayakan grafik, aspek kelayakan media dan aspek kelayakan isi. Sedangkan lembar praktikalitas terdiri dari dua aspek penilaian, yaitu aspek kelayakan grafik dan aspek kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-comic fabel yang dikembangkan oleh peneliti memperoleh persentase 77%, pada uji validitas dengan kriteria valid dan memiliki presentase 93,75%, pada uji praktikalitas dengan kriteria sangat praktis. Hasil ini menunjukkan bahwa media e-comic fabel untuk meningkatkan minat baca anak yang dikembangkan oleh peneliti dapat digunakan karena memiliki kriteria valid dan sangatt praktis
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yaumil Fitri NIM 2130201087, judul Skripsi: “Rekontruksi Hak Istri Terhadap Akses Digital Suami Perpektif Maslahah Dalam Hukum Keluarga Islam”, Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Pokok permasalahan dalam skripsi ini berfokus pada bagaimana pandangan hukum Islam terkait hak istri terhadap akses digital suami, Apa batasan antara hak privasi dan keterbukaan dalam pernikahan menurut kemaslahatan dalam hukum Islam dan Apakah perlu adanya rekonstruksi serta bagaimana bentuk hak istri terhadap akses digital suami yang sesuai dengan prinsip maslahah dalam hukum keluarga Islam. Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan dan menganalisis pandangan hukum Islam terkait hak istri terhadap akses digital suami, mengetahui dan menjelaskan serta menganalisis batasan antara hak privasi dan keterbukaan dalam pernikahan menurut kemaslahatan dalam hukum Islam, dan mengetahui dan menjelaskan serta menganalisis rekonstruksi dan bentuk hak istri terhadap akses digital suami yang sesuai dengan prinsip maslahah dalam hukum keluarga Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) dengan memakai metode yuridis normatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dari buku, artikel, dan karya ilmiah yang relevan dengan penelitian peneliti. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Islam tidak memberikan hak mutlak kepada istri untuk mengakses ruang digital suami, namun membolehkan bahkan mewajibkan keterbukaan apabila terdapat potensi mudharat, dengan syarat dilakukan secara transparan dan tidak melalui tindakan tajassus. Kedua, dalam perspektif maslahah, privasi dan keterbukaan tidak bersifat absolut, tetapi ditentukan berdasarkan manfaat dan potensi mafsadah bagi keutuhan rumah tangga. Ketiga, rekonstruksi diperlukan karena fiqh klasik belum mengatur ruang digital, sementara pengaruh teknologi sangat besar terhadap kehidupan keluarga. Dalam kerangka maslahah, rekonstruksi ini menjadi penting untuk menghadirkan kemaslahatan baru yang relevan dengan perkembangan sosial dan teknologi modern. Berdasarkan prinsip maslahah, hak akses digital istri bersifat kondisional dan proporsional, yang meliputi transparansi digital, hak meminta akses saat terdapat indikasi mudharat, perlindungan dari aktivitas digital suami yang merugikan, serta adanya kesepakatan etika digital antara suami dan istri. Hak ini tidak bertujuan menghilangkan privasi, melainkan memastikan bahwa privasi tidak menimbulkan mafsadah dalam keluarga.