PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) BERBANTUAN HANDOUT PADA MATERI PENGUKURAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMAN 1 PARIANGAN
Westi Widia Wati, NIM. 14 107 047, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbantuan Handout Pada Materi Pengukuran Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketuntasan dari tes awal peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan tahun pelajaran 2018/2019. Rendahnya hasil belajar Fisika siswa disebabkan proses pembelajaran masih berpusat pada guru, tidak adanya kesempatan peserta didik untuk berpendapat secara terbuka, akibatnya peserta didik hanya menerima saja yang disampaikan oleh guru dan peserta didik terbiasa dalam pemahaman materi bersifat penghafalan rumus. Berdasarkan masalah di atas peneliti memberikan solusi untuk menyikapi masalah tersebut, yaitu dengan Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbantuan Handout di Kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan. Model pembelajaran CTL ini untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experiment. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang menghasilkan dua kelas sampel yaitu kelas XMIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar fisika siswa yang menerapkan model pembelajaran CTL berbantuan Handout dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal kemudian data ranah kognitif di analisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif dan ranah psikomotor siswa menggunakan lembar observasi aktivitas siswa yang di analisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil tes akhir yang dilakukan dalam penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir siswa untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 72.19 dengan persentase ketuntasan 50% sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 61.85 dengan persentase ketuntasan 21.21 %. Sedangkan rata-rata nilai akhir siswa untuk ranah afektif pada kelas eksperimen adalah 74.09 dan kelas kontrol 69.39 dan untuk rata-rata nilai akhir siswa ranah psikomotor pada kelas eksperimen 73.97 dan kelas kontrol 70.64. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ketiga ranah yaitu: kognitif, afektif dan psikomotor. Pada ranah kognitif didapat harga thitung= 3,345, pada ra nah afektif didapatkan harga thitung= 2,253 dan ranah psikomotor didapatkan harga thitung= 1.7, sedangkan tTabel= 1.645 untuk ketiga ranah dan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Berarti thitung>tTabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa “Hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran CTL berbantuan Handout lebih baik dari pada hasil belajar fisika siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran CTL berbantuan Handout di kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan.