Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WAHYU MUSTIKA

2 karya publik ditemukan.

2023: 12022: 1

Tinjauan fiqh Siyasah Dusturiyah terhadap Peraturan Presiden No 47 tahun 2019 tentang Badan Narkotika Nasional

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK WAHYU MUSTIKA. NIM. 1830203087. Judul skripsi “Tinjauan Fiqh Siyasah Dusturiyah Terhadap Peraturan Presiden No. 47 Tahun 2019 Tentang Badan Narkotika Nasional”. Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini ada dua yaitu, eksistensi terhadap Peraturan Presiden No. 47 Tahun 2019 Tentang Badan Narkotika Nasional kemudian tinjauan fiqh siyasah dusturiyah terhadap Peraturan Presiden No. 47 Tahun 2019 Tentang Badan Narkotika Nasional. Tujuan pembahasan ini Tinjauan Fiqh Siyasah Dusturiyah Terhadap Peraturan Presiden No. 47 Tahun 2019 Tentang Badan Narkotika Nasional. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), untuk mendapatkan bahan-bahan yang penulis gunakan adalah bersumber dari bahan primer yaitu buku-buku dan bahan sekunder yaitu melalui jurnal-jurnal karya tertulis ilmiah dan literatur yang terkait. Teknik analisa dilakukan secara kualitatif dengan cara konten analisis yang menganalisa bahan yang dijadikan referensi, kemudian dikaitkan dengan proses pengambilan kesimpulan (deduktif) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, BNN sangat dibutuhkan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika yang semakin marak terjadi di Indonesia. Namun lembaga BNN belum memenuhi apa yang ditujukan dalam teori sistem hukum dalam memberikan pelayanan hukum yang tidak teratur, karena adanya tumpang tindih wewenang sehingga kinerja dalam mennaggulangi permaalahan narkotika belum maksimal. Dan kewenanangan penyidikan masing-masing penyidik tersebut tidak memiliki perbedaan terkait objek penyidikan. Undang-undang tidak membagi tindak pidana narkotika dan perkursor narkotika yang mana akan ditangani oleh penyidik Badan Narkotika Nasional dan penyidik Kepolisian Republik Indonesia. Sehingga hal ini akan menimblkan overlapping atau tumpang tindih dalam proses penyidikan perkara tindak pidana narkotika. Dan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika wewenang polisi dalam penyidikan kasus narkotika terikat dengan BNN, dalam kajian siyasah dusturiyyah yang memperhatikan kemaslahatan umat. Hal ini terbukti dengan keberadaan lembaga BNN didukung oleh syariat, karena BNN memiliki tujuan yang sama dengan syariat yaitu untuk menjaga kemaslahatan umat seperti dalam menjaga agama, nyawa, keturunan, akal dan harta. Jika di lihat dari sisi tingkatan Maqasidsyariah upaya dalam menegakkan lembaga BNN termasuk kepada tingkatan daruriyat karena sesuatu lembaga yang sangat diperlukan dalam tindakan mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika, dalam menetapkan saksinya termasuk kepada tingkatan hajiniyat dan memelihara dan menjaga serta mengawasi umat manusia agar tidak melakukan perbuatan penyalahgunaan narkotika tersebut termasuk kepada tingkatan tahsiniyat.

Pengungkapan Corporate Social Responsibility Yang Memiliki Aset Biologis Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wahyu Mustika Rani, NIM. 1830403117. Judul Skripsi:”Pengungkapan Corporate Social Responsibility Perusahaan yang Memiliki Aset Biologis pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Program studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah Pengungkapan Corporate Social Responsibility Perusahaan yang Memiliki Aset Biologis pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan pembahasan ini adalah untuk menganalisis pengungkapan CSR perusahaan yang memiliki asset biologis pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menggunakan Global Reporting Innitiatif (GRI). Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualititif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi berupa annual report dan sustainability reporting perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan berdasarkan metode GRI untuk mendapatkan pengungkapan CSR pada perusahaan yang diteliti. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dari 16 perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, keseluruhan perusahaan memiliki annual report dan sustainability reporting hanya 13 perusahaan yang telah mengungkap CSR sesuai GRI sedangkan 3 lainnya memiliki CSR namun tidak memenuhi kriteria GRI. 13 perusahaan yang telah mengungkapkan CSR dengan metode GRI menitik beratkan pengalokasian dana CSR ke pemenuhan indikator lingkungan, pada indikator sosial dan ekonomi penyaluran dana CSR minimum.